Setiap saat manusia selalu bertanya, apakah saya sudah mampu? dalam setiap aktifitasnya kita tidak pernah lupa bahwa yang ada hanya keluhan dan kesahan yang sangat berantai. Tidak dapat melaksanakan semua keinginan yang diharapkan, tidak bisa menghadiri acara, tidak dapat memperoleh yang di inginkan, tidak bisa menjadi yang terbaik, tidak lulus dalam ujian, tidak mampu mengikuti arus informasi, tidak dapat menyesuaikan diri dan sejumlah TIDAK kata T I D A K....mengapa ?
Itu semua memang sudah menjadi sunatullah bahwa manusia selalu dalam keluh kesah. Hal yang sama di alami oleh badan ini. Lelah, capek, penat, menggigil, berat, susah berjalan, dan banyak lagi.
Saat ini badan ini tengah menganngung beban yang cukup berat:
Di kepala dalam Otak tersimpan harapan dan keinginan yang bebannya lebih berat dari Volume otak nya sendiri.
Di badan ini juga terdapat keinginan yang sangat berat untuk mengkonsumsi semua makanan yang bisa di makan dan memberi nikmat walaupun hanya sesaat.
Di tangan ini juga terdapat hasrat yang sangat banyak untuk segera menyelesaikan semua kondisi yang ada di depan mata.
Di kaki ini pula ada keinginan untuk melangkah ke tempat yang bisa membawa kebahagiaan abadi.
Dan di hati ini tersimpan seribu, sejuta, semilyar bahkan se triliun keinginan dan harapan yang bisa membawa badan ini dalam kesejahteraan dan juga bagi teman dan saudara dan orang tua badan ini pernah di belai dan di sayang.....
Oleh karena itu harapan dan keinginan yang banyak ini, Apakah bisa dilalui ? Apakah bisa diwujudkan ? Apakah bisa di peroleh ? Apakah bisa dicapai ? Apakah dan seribu apakah yang terucap dan terlintas ...
Dalam setiap doa: Badan ini selalu memohon kepada Allah SWT dengan segenap kerendahan hati yang dimiliki....
Berikanlah ampunan atas segala kesalahan yang pernah di lakukan sejak akil baligh, remaja, dewasa, kemarin, sekarang baru saja dan akan datang. Apakah kepada diri ini, ibu dan abah, saudara saudari, teman, guruku, istriku, anaku dan semuanya yang pernah terlintas dalam kehidupan.
Kemudian berikanlan kasih sayang MU kepada Kedua Orang tua yang sudah sekian lama tidak pernah terlintas, yang sudah lama mengasihi dan menyayangi sejak lahir, anak-anak, sedang nakal2nya, remaja, dewasa, hingga menikah.. semoga Allah SWT menghapus segala dosa2nya dan menghapus siksa kubur untuk H Mochamad Muchdor bin Abdul Kareem. Dan semoga Allah SWT memberikan kekuatan kepada Hj. Kusnaiyah Binti Sukiya dengan doa2nnya yang tidak pernah putus-putusnya.
Ya Robbi dzat yang membolak balikan hati manusia, tetapkanlah hati saya dan keluarga agar tetap pada agamaMu.
Ya Robbi yang maha sempurna berikanlah cahaya pada hati kami, tidak gelap gulita seperti tertutupnya ruang hampa yang amat sangat gelap sehingga hati ini menjadi beku dan freez.
Ya Robbi terangilah dengan cahaya Mu penglihatan kami agar tidak digunakan pada tempat yang gelap gulita dan menyeramkan sehingga membuat sempit pandangan kami.
Ya Robbi berilah pendengaran kami yang diterangi oleh cahaya Mu, agar kami pandai-pandai mendengar yang baik-baik dan terhindar dari yang tidak baik.
Ya Robbi dengan segenap kerendahan hati kami, kami bermohon semoga Engkau Yang maha Kuasa memberikan kemudahan bagi perjalanan hidup kami, istri kami, anak kami dan orangtua kami menjadi apa yang kami harapkan ...aminnn
Subscribe to:
Post Comments (Atom)


No comments:
Post a Comment