
Dalam hidup, setiap kali melangkah kita tidak pernah menyangka akan seperti apa langkah kita. Kita pernah membuat begitu banyak langkah-langkah yang akan kita tempuh, namun demikian terkadang tidak pernah kita kira meleset dari yang semula kita programkan. Rangkaian kegiatan dimulai dari Pagi hari saat kita bangun, dilanjutkan dengan siang hari saat kita beraktifitas sampai dengan malam hari ketika kita tidur lelap. Semua itu tidak pernah kita duga kapan kita akan sampai dari pagi hari sampai dengan malam hari.
Mengapa hal ini terjadi? Hal inilah yang membuat kita selalu gundah dan resah ketika apa yang kita peroleh dari pagi sampai dengan malam hari kita tidak memperoleh apa yang telah kita rencanakan. Menjadi skeptis ketika apa yang telah kita rencanakan tidak sesuai dengan apa yang diperoleh.
Di sinilah di dunia ini kita mulai merencanakan apa yang akan kita bawa.
Kalau orang bilang bahwa perjalanan akhir di sana merupakan hal yang abadi dan berharga, maka pada dasarnya DUNIA ini jauh lebih berharga ketika itu terjadi. Bagaimana tidak ? Untuk mencapai itu semua perlu usaha dan upaya yang harus dilakukan di DUNIA ini. Mulai dari pagi hari saat kita baru saja bangun dari tidur, kemudian siang hari ketika kita melakukan aktifitas guna survive akan hidup, hingga malam hari ketika seluruh rangkaian kegiatan terhenti dan kita gunakan untuk meluruskan mesin kehidupan dalam tubuh kita, meskipun kita tahu bahwa alam tidak akan pernah berhenti.....
Belum sempat kita menghitung apa yang sudah kita kerjakan, telah datang lagi begitu banyak urusan yang cukup menyita waktu. Sepertinya saat itu kita sudah tidak lagi dapat menghadap kepada sang Pencipta sebagai tanda terima kasih atas begitu banyak kenikmatan yang telah kita terima. Saat ini mulailah dengan menghitung ,,,,, menghitung ,,,,,, dan menghitung.
Karena nya kita memerlukan perencanaan yang sejak semula kita buat, meskipun kita tahu kadangkala tidak selalu tepat dari sasaran. Perlu perencanaan yang logis, matang, nyentrik dan sedikit nyeleneh serta manusiawi.

