hal yang membuat ragu.......
mengapa manusia selalu mengeluh??????
Manakala anak manusia mulai beranjak dewasa, terbesit sejumlah kegelisahan ketika sampai pada waktu tertentu ia belum memperoleh pendamping hidup....
Di saat ia telah memperoleh pendamping hidup,muncul kembali kegelisahan....mengapa sampai saat ini ia belum dikarunia seorang pelanjut kehidupan (anak) sebagai buah hati.......
Tidak saja sampai di situ, ketika ia telah memperoleh keturunan ,,, apa yang terlintas selanjutnya adalah ah bagaimana anak ini sehatkah? lengkapkah panca inderanya? bisakah ia berjalan? mampukah berbicara? bagaimana dengan mentalnya? dan sebagainya itu semua menjadi pertanyaan awal seorang pasangan ketika memulai .....................
Dan ketika semua sudah terlalui muncul lagi pertanyaan .................ah bagaimana kelak kalau ia sudah akil baligh. Akan dapatkah ia jodoh sesuai dengan keinginannya.???
Kemudian Bagaimana dengan Pekerjaan setelah ia harus lulus dari sekolahnya?
Bagaimana dengan sekolahnya ?
Setelah menikah kan anak kita muncul lagi pertanyaan bagaimana ia tinggal, sudahkan punya anak sebagai cucu kita .?????
Semua pertanyaan yang terjadi dalam life cycle manusia memang menjadi sunnatullah yang tidka dapat terhindarkan oleh yang namanya manusia. Sampai pada akhirnya manusia akan menemui sang Penciptanya ALLAH SWT di alam yang tidak pernah kita tahu kapan dan dimana.
Tapi mengapa manusia selalu saja mengeluh dimanapun , kapanpun, dalam kondisi apapun..Karena itulah sifat manusia selalu tidak pernah mensyukuri atas apa yang telah diberikan NYA.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)


No comments:
Post a Comment